- BPOM Siap Bangun Kantor di Tanggamus Wabup: Kami Siapkan Lahan Lebih dari yang Diminta
- Sinergi Pemprov–BKKBN, Warga Lampung Didorong Lebih Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas
- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates–Metro
- Wagub Jihan Nurlela Gelar Pertemuan dengan Wamen Perdagangan di Jakarta
- Koni Siapkan Musyawarah, Bupati Parosil Bahas Kepengurusan dan Program Olahraga
- Sinergi Pajak Diperkuat, Bupati Paparkan Kendala Balik Nama Kendaraan
- Ketum TP-PKK Hadiri Sosialisasi dan Penandatanganan Mou Ruang Bersama Indonesia
- TMMD Ke-128 Dimulai, Program Kodim 0424/Tanggamus Dorong Akses dan Harapan Warga
- 20 Tahun Menabung, Tukang Sayur Keliling Akhirnya Berangkat Haji 2026
- Polres Lamsel Gerebek Rumah Warga di Rajabasa, Diduga Ladang Ganja Dalam Polybag
Wisuda Akbar 172 Santri Rumah Tahfizh Qur\'an Al Islah
Wujudkan Generasi Qur\'an Berakhlak Mulia

PRINGSEWU, MFH,--Staf Ahli Bupati Bidang
Kemasyarakatan dan SDM, Titi Puji Lestari, menghadiri Wisuda Akbar Santri Rumah
Tahfizh Qur’an Al Ishlah Pringsewu, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini menjadi
bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan generasi Qur’ani yang berakhlak
mulia dan berkarakter kuat.
Sebanyak 172 santri dan santriwati diwisuda sebagai bentuk apresiasi atas
ketekunan dan kedisiplinan dalam menghafal serta mempelajari Al-Qur’an. Capaian
tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan melafalkan ayat-ayat suci,
tetapi tercermin dalam sikap, perilaku, dan pengamalan nilai-nilai Qur’ani
dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sambutan bupati yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Titi, disampaikan
ucapan selamat kepada para santri, sekaligus apresiasi kepada para pengajar dan
orang tua yang telah berperan aktif mendampingi proses pendidikan, baik melalui
dukungan ilmu, moril, maupun materiel. Sinergi seluruh pihak dinilai menjadi
kunci keberhasilan dalam mencetak generasi penerus penghafal Al-Qur’an.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan ucapan selamat kepada para santri,
sekaligus apresiasi kepada para pengajar dan orang tua yang telah berperan aktif
mendampingi proses pendidikan. Sinergi seluruh pihak dinilai menjadi kunci
keberhasilan dalam mencetak generasi penerus penghafal Al-Qur’an.
Para santri diharapkan menjadi generasi Qur’ani, tidak hanya fasih melafalkan
ayat-ayat suci, tetapi juga mampu mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam sikap,
perilaku, dan pengabdian sosial. Membaca Al-Qur’an diharapkan menjadi kebiasaan
sekaligus kebutuhan, sebagai fondasi dalam setiap langkah kehidupan.
Sejalan dengan tema tausiyah yang disampaikan Abah Muhammad Syahida, “Menjemput
Masa Depan dengan Gemilang Bersama Al-Qur’an”, kegiatan ini menjadi penguat
spiritual sekaligus pengingat bahwa Al-Qur’an adalah penuntun menuju masa depan
yang lebih baik dan bermakna. [MFH/Diskominfo Pringsewu]











3.jpg)