- Pemprov Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa
- Ajiudin: Selain Sekdes Pulau Jaya, Menjadi Banser juga Bentuk Pengabdian untuk Masyarakat dan Agama
- Koperasi Pesisir Diperkuat, Nelayan Lamtim Didorong Miliki Posisi Tawar Lebih Baik
- Usaha Susu Kambing Etawa di Lampung Barat Tembus Luar Daerah
- Dorong Ekonomi Pesisir Barat, Bupati Dedi Irawan Hadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta
- Jaga Kelestarian Hutan TNBBS, Sekda Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
- Meriahkan Hari Santri 2026, PP MWCNU Jati Agung Barat Gelar Pawai
- APBD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan
- Kapolres Sambut Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Lampung, Periksa Empat Bidang
- Polsek Kota Agung dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Mayat Perempuan di Pasar Madang
Wabup Kukuhkan Kwarran Pramuka Pardasuka
Tekankan Sebagai Pilar Pembinaan Karakter

PRINGSEWU, MFH,-- Penguatan peran kepramukaan di
tingkat kecamatan kembali ditegaskan melalui pengukuhan kepengurusan Kwartir
Ranting (Kwarran) Pardasuka untuk periode 2025–2028. Pelantikan tersebut
dipimpin Wakil Bupati Pringsewu sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab)
Gerakan Pramuka Kabupaten Pringsewu, Umi Laila, di aula Kantor Kecamatan
Pardasuka, Selasa (23/12/2025).
Dalam sambutannya, Umi Laila menegaskan bahwa kepengurusan Kwarran bukan
sekadar struktur organisasi, melainkan amanah pengabdian yang menuntut komitmen
moral dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menyebut Kwarran sebagai garda
terdepan pembinaan Pramuka karena bersentuhan langsung dengan gugus depan dan
satuan pendidikan di wilayah kecamatan.
Ia mengingatkan agar para pengurus mengedepankan kerja kolektif, keteladanan,
serta konsistensi dalam mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma.
Menurutnya, keberhasilan kepramukaan sangat ditentukan oleh kesungguhan
pengurus dalam menerjemahkan nilai tersebut ke dalam kegiatan yang relevan dan
membumi.
Lebih lanjut, Umi Laila mendorong penguatan kolaborasi antara Kwarran dengan
Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), pemerintah kecamatan, unsur uspika,
sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi lintas sektor itu dinilai
penting untuk menghadirkan program kepramukaan yang aktif, kreatif, dan memberi
dampak nyata bagi peserta didik di Pardasuka.
Menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks, ia menekankan perlunya inovasi
tanpa mengikis jati diri Pramuka. “Pembinaan harus adaptif, edukatif, dan
menyenangkan, namun tetap berakar pada nilai luhur bangsa. Jadikan Kwarran
sebagai ruang tumbuh yang inspiratif bagi anak-anak dan remaja,” pesannya.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri perwakilan perangkat daerah, unsur
kecamatan dan uspika, serta jajaran Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Pringsewu.
[MFH/Diskominfo Pringsewu]











