- Pemkab Lambar Audensi dengan PMO dan BA, Perkuat Program KDMP Nasional
- Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Rapat Paripurna DPRD Pesibar HUT ke-13 Pesisir Barat
- Wabup Lampung Barat Hadiri Undangan Rapat Paripurna HUT ke-13 Pesisir Barat
- Cegah Kebakaran Akibat Korsleting Listrik, Bupati Lambar Himbau Warga Lebih Waspada
- Pemkab Lampung Utara Seleksi Para Finalis Muli Mekhanai
- Serap Aspirasi serta Berikan Solusi Nyata bagi Masyarakat
- Peringatan Hari Kartini ke-147, Pemkab Lamteng Dorong Peran Strategis Perempuan
- Bupati Ela Buka Lokalatih Perlindungan Pekerja Migran Perempuan
- Tiga Desa di Lamtim Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Perkuat Pembangunan Berbasis Data
- Ketua Tim Pembina Posyandu Pesawaran Tekankan Peran Keluarga Dalam Cegah Stunting
PUPR Lamsel Realisasikan Rp257,9 Miliar untuk Infrastruktur 2025, Kalianda dan Natar

KALIANDA, MFH,-- Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mencatat
capaian realisasi pembangunan infrastruktur tahun 2025 sebesar
Rp257.954.177.287 atau 100 persen dari total anggaran yang tersebar di 17 kecamatan.
Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan,
Ir. Agnatius Syahrizal, S.T., M.T., menyampaikan, realisasi tersebut difokuskan
pada penanganan jalan serta pembangunan dan rehabilitasi jembatan,
gorong-gorong, dan drainase guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Berdasarkan data rekapitulasi,
alokasi anggaran terbesar berada di Kecamatan Kalianda dengan total
Rp51.059.789.692 atau 19,8 persen dari total anggaran. Anggaran tersebut
digunakan untuk penanganan jalan sepanjang 41.885 meter serta pembangunan jembatan
dan drainase sepanjang 16.640 meter.
Baca Lainnya :
- Kakorlantas Pastikan Kesiapan Bakauheni: Tambahan Pelabuhan, Empat Fokus Pengamanan, Perbaikan Jalan0
- Ramadhan di SDN Desa Tanjung Jaya, Diisi dengan Beragam Kegiatan Positif0
- Kepala SDN se-Kecamatan Palas Serahkan Sumbangan Korban Kebakaran Rumah Warga Tanjung Jaya 0
- Kapolda Beserta Forkopimda dan Elemen Masyarakat Gelar Buka Puasa Bersama0
- Lahan Tambak Tak Produktif Milik Warga Dua Kecamatan di Lamsel Beralih Tanam Padi Biosalin 0
Posisi kedua ditempati Kecamatan
Natar dengan total Rp34.404.050.624 (13,3 persen), disusul Kecamatan Jati Agung
sebesar Rp24.405.096.293 (9,5 persen). Sementara itu, Kecamatan Sidomulyo dan
Candipuro masing-masing memperoleh Rp18,8 miliar (7,3 persen) dan Rp18,2 miliar
(7,1 persen).
Secara keseluruhan, total
penanganan jalan di 17 kecamatan mencapai 272.235 meter dengan nilai anggaran
Rp220.844.766.212. Sedangkan untuk pembangunan jembatan, gorong-gorong, dan
drainase terealisasi sepanjang 27.240 meter dengan nilai Rp37.109.411.075.
Beberapa kecamatan dengan porsi
anggaran signifikan lainnya antara lain Kecamatan Palas Rp15.652.351.246 (6,1
persen), Merbau Mataram Rp15.300.216.869 (5,9 persen), Tanjung Bintang
Rp12.506.038.458 (4,8 persen), Ketapang: Rp11.036.273.928 (4,3 persen), Way
Sulan: Rp10.901.462.083 (4,2 persen), Katibung: Rp10.569.782.576 (4,1
persen), dan Penengahan:
Rp10.648.869.992 (4,1 persen).
Sementara itu, kecamatan dengan
alokasi relatif kecil di antaranya Bakauheni Rp3.145.101.423 (1,2 persen),
Rajabasa Rp3.307.620.793 (1,3 persen), dan Tanjung Sari Rp4.279.086.285 (1,7
persen).
Ir. Agnatius Syahrizal menjelaskan,
distribusi anggaran disesuaikan dengan kebutuhan prioritas, tingkat kerusakan
infrastruktur, serta peran strategis wilayah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi
daerah.
“Peningkatan kualitas jalan dan
sistem drainase menjadi fokus utama karena berdampak langsung pada mobilitas
masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta konektivitas antar pusat kegiatan
ekonomi,” ujarnya.
Dengan realisasi yang mencapai 100
persen, PUPR Lampung Selatan optimistis kualitas infrastruktur dasar di wilayah
tersebut semakin merata.
Pemerintah daerah berharap
pembangunan yang telah dilaksanakan pada 2025 mampu mendorong pertumbuhan
ekonomi, mempercepat akses layanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat
di seluruh kecamatan. [MFH/Sriw]











3.jpg)