- Polres dan Petugas Gabungan Razia Hiburan Malam di Kota Agung
- Bupati Pringsewu Lepas Pendistribusian Logistik Pemilihan Kapekon Serentak
- Siap Operasi Patuh Krakatau 2026, Polres Tanggamus Laksanakan Apel Gelar Pasukan
- Menteri Pertanian Hadiri Pesta Rakyat Petani 2026 di Pringsewu
- Bupati Lampung Barat Lantik 20 Pejabat Sterategis
- Pemkab Pesisir Barat Dukung Operasi Patuh Krakatau 2026
- Dukung Kafilah Pesisir Barat di MTQ ke-53, Wabup Hadiri Tilawatil Quran di Lamsel
- Wagub Lampung Minta Bendahara Koperasi Merah Putih Transparan Kelola Keuangan
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Jaga Harga Pangan
- Sambang Duka Bhabinkamtibmas Polsek Talang Padang atas Meninggalnya Pengasuh PEMNU
Ponpes Yatim Al-Ishlah Pringsewu Gelar Gebyar Senyum Muharam

Pringsewu,
MFH,-- Acara yang digelar di komplek pondok pesantren ini turut
dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Hipni
mewakili Bupati Riyanto Pamungkas.
Dalam sambutannya,
Hipni menyampaikan Milad bukan hanya sekadar perayaan, melainkan momentum untuk
menandai awal berdirinya lembaga pendidikan Islam yang fokus terhadap anak-anak
yatim dan piatu.
“Momen ini juga
bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam yang patut kita
syukuri. Saatnya kita introspeksi dan menjadikan hari ini sebagai tolak ukur
langkah ke depan, termasuk dalam pembangunan mental spiritual masyarakat
Pringsewu yang membutuhkan sinergi dari semua pihak,” ujar Hipni.
Baca Lainnya :
- Banjir Jakarta banyak Dicari di Google0
- Bos Yahoo Bajak 2 Karyawan Google tahun 20180
- Tuntut THR, Ratusan Pekerja Transjakarta Mogok0
- Zuckerberg akan Berhenti Pimpin Facebook?0
- Pasar Tiban Kalibata Selalu Ramai Pengunjung0
Ketua Yayasan
Ishlahul Umat Lampung, Latief Al-Imami Al-Hafidz, menjelaskan Ponpes Yatim
Al-Ishlah berada di bawah naungan yayasan tersebut. Selain itu, Yayasan
Ishlahul Umat juga memiliki Pesantren Lansia yang kini telah berjalan selama
tujuh bulan di Masjid Al-Ishlah.
“Jumlah santri
lansia saat ini sebanyak 135 orang. Awalnya banyak yang belum bisa membaca
Al-Quran. Alhamdulillah kini sekitar 80 persen dari mereka sudah mampu
membacanya,” ungkapnya.
Latief berharap
kehadiran Ponpes Yatim Al-Ishlah dapat membawa keberkahan, khususnya bagi
masyarakat Pekon Klaten dan umumnya bagi Kabupaten Pringsewu.
Acara juga diisi
dengan tausiyah oleh KH. Agus Kholik dan dihadiri oleh Pengasuh Ponpes
Al-Ishlah, Farikah Aini, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, unsur
kecamatan, pekon, serta tokoh agama dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut,
santunan untuk anak yatim turut diserahkan, baik dari Pemkab Pringsewu maupun
dari Ponpes Al-Ishlah. [MFH/**]











