- Menembak Begal, Membiarkan Bandar
- Kakanwil Kemenag Tekankan Penguatan Pelayanan Umat Saat Kunjungan ke KUA Gisting Tanggamus
- Petani Cabai Lamsel Keluhkan Biaya Produksi Melonjak, Harga Jual Justru Anjlok Saat Panen Raya
- PTPN I Polisikan Lansia 72 Tahun Kasus Pencurian Getah Karet
- Rekam Jejak Polwan Pertama jadi Kapolsek di Polres Tanggamus, dari Reskrim Hingga Humas
- SDN 1 Tekad Raih Juara 1 Tari Kreasi dan jadi Juara Umum FLS3N Kecamatan Pulau Panggung
- Kabidkeu dan Kabid Dokkes Polda Lampung Pimpin Apel Pamatwil Polres Tanggamus
- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
Polsek Kota Agung Identifikasi Temuan Mayat Diduga Akhiri Hidup di Kebun Manggis

TANGGAMUS, MFH,-- Seorang warga
Pekon Mulang Maya, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, ditemukan
meninggal dunia di area kebun miliknya pada Senin (10/11/2025) sore. Korban
diketahui inisial ZL seorang petani yang berdomisili di pekon setempat.
Kapolsek Kota Agung, AKP
Feriyantoni, S.H., M.H., mengatakan, pihak bersama Inafis Polres Tanggamus dan
tim medis dari UPTD Puskesmas Kota Agung Timur telah mendatangi lokasi untuk
melakukan pemeriksaan awal.
Baca Lainnya :
- Moment Hari Pahlawan 2025, Puluhan Personel Berprestasi Diganjar Penghargaan 0
- Polres Tanggamus Gelar Upacara Hari Pahlawan 20250
- Polsek Wonosobo Identifikasi Kebakaran Bagian Belakang Truk Tangki Bermuatan CPO 0
- Iptu Primadona Laila, Jabat Kasi Humas Polres Tanggamus0
- Kapolres Tanggamus Pimpin Sertijab Kabag Ren, Kasat Resnarkoba, dan Tiga Kapolsek0
“Kami telah melakukan olah tempat
kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang menemukan korban,”
kata AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K.,
M.H., Selasa 11 November 2025.
Kapolsek menjelaskan, dari
keterangan yang dihimpun, sebelumnya, korban diketahui sempat pulang ke rumah
bersama istrinya sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak lama kemudian, ia berpamitan
untuk pergi ke kebun, namun hingga waktu maghrib tiba belum juga kembali.
Keluarga yang khawatir kemudian
berinisiatif mencari korban hingga akhirnya saksi Wawan dan Repi, yang
merupakan keluarga korban, pada ekitar pukul 18.30 WIB, mendapati korban dalam
kondisi sudah tidak bernyawa di bawah pohon manggis di kebunnya.
"Kebun korban berjarak sekitar
satu kilometer dari rumahnya dan dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan
adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," jelasnya.
Pihak keluarga menerima kejadian
itu sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban telah
diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Pihak keluarga menyatakan ikhlas
atas peristiwa tersebut dan tidak akan menempuh jalur hukum. Jenazah korban
telah dimakamkam tadi di TPU Pekon Mulang Maya," tegasnya.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar
lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sosial dan keluarga di sekitar mereka,
terutama bila ada warga yang menunjukkan tanda-tanda tekanan psikologis atau
permasalahan pribadi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat
untuk saling peduli dan memperhatikan sesama. Bila ada anggota keluarga atau
tetangga yang tampak murung atau mengalami masalah, segera ajak berkomunikasi
atau laporkan kepada pihak terkait agar bisa mendapat pendampingan,” imbau
Kapolsek.
Ia juga menegaskan pentingnya
menjaga kekompakan dan kepekaan sosial di tingkat pekon maupun tingkat keluarga
sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami akan terus
berkoordinasi dengan aparatur pekon, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pihak
kesehatan untuk meningkatkan pembinaan dan penyuluhan terkait kesehatan mental
serta penguatan ketahanan keluarga,” tutupnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)