- Permintaan Kurban Meningkat, Penjualan Sapi Lampung Naik 40 Persen dan Domba 121 Persen
- Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti Serahkan Bibit Padi MSP ke Petani Palas
- Panen Raya Ikan dan Jagung DPP dan DPD PDI Perjuangan Lampung Komitmen Perkuat Pangan
- Ganti Rugi Jembatan Way Kandis Dinilai Sudah Sesuai Prosedur
- Polsek Limau Identifikasi Kebakaran Rumah di Pekon Ketapang
- Bupati Tanggamus Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi Tahun 2026
- Wabup Agus Suranto Sambut Bantuan Benih Padi Aspirasi DPR RI untuk Ribuan Petani Tanggamus
- Pemprov Lampung Matangkan Strategi Antisipasi El Nino untuk Jaga Produktivitas Pertanian
- Majelis Istiqosah Al Istiqomah Terima Bantuan Sapi Qurban dari Zulhas
- Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN
Pemprov Lampung Dorong Zona Integritas, Masyarakat Dapat Layanan Lebih Transparan dan Akuntabel

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Pemerintah
Provinsi Lampung melalui Inspektorat Provinsi Lampung menjadi narasumber dalam
Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) yang digelar di Aula GSG Presisi
Polda Lampung, Senin (23/02/2026).
Sosialisasi Pembangunan Zona
Integritas (ZI) ini digelar oleh Kepolisian Daerah Lampung dalam upaya
Reformasi Birokrasi untuk menciptakan instansi pemerintah yang bersih dari
korupsi, melayani dengan baik, transparan dan akuntabel.
Inspektur Provinsi Lampung, Bayana,
menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan bagian dari strategi
percepatan Reformasi Birokrasi nasional yang bertujuan mewujudkan instansi yang
bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menghadirkan
pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
Baca Lainnya :
- Melalui IPWK, Fahrorrozi dan Yuti Rama Yanti Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah0
- Pemkab Lamsel dan 10 Perusahaan Salurkan Bantuan Sembako Warga Terdampak Banjir di Empat Kecamatan0
- Bella Jayanti Targetkan PAN Lampung Selatan Raih 12 Kursi pada Pileg Mendatang0
- Respons Cepat Banjir Jati Agung, Bupati Egi Turun Malam Hari Cek Kondisi Warga0
- Dorong Mobilitas Warga, Radityo Egi Pratama Resmikan Dua Ruas Jalan di Candipuro dan Kalianda0
"Membangun Zona Integritas itu
diawali dengan komitmen bersama, dimulai oleh pimpinan tertinggi. Ketika
komitmen itu kuat, maka perubahan akan berjalan hingga ke seluruh
jajaran," ujar Bayana.
Ia menjelaskan, predikat Wilayah
Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)
bukanlah tujuan akhir semata, melainkan hasil dari proses perbaikan yang
sistematis dan berkelanjutan.
"Zona Integritas ini adalah
akhir dari sebuah reformasi birokrasi yang kita harapkan menjadi wujud nyata
komitmen menghadirkan pelayanan dengan petugas yang berintegritas,"
tegasnya.
Dalam paparannya, Bayana juga
menekankan bahwa mekanisme penilaian pembangunan ZI dilakukan secara objektif
dan berlapis.
"Penilaian itu tidak hanya
dilakukan secara terbuka, tetapi juga bertingkat secara tertutup untuk
memastikan apakah unit pelayanan benar-benar melaksanakan pelayanan dengan
integritas," jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa
pembangunan Zona Integritas tidak perlu menunggu kondisi yang sempurna.
"Walaupun belum sepenuhnya
memenuhi syarat, kita mulai saja untuk mewujudkan Zona Integritas. Yang penting
ada komitmen dan perbaikan yang dilakukan secara nyata," tambahnya.
Lebih lanjut, Inspektur memaparkan
enam komponen pengungkit pembangunan ZI, mulai dari manajemen perubahan,
penataan tata laksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas,
penguatan pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Seluruh
komponen tersebut harus berjalan selaras untuk menghasilkan perubahan yang berdampak
langsung kepada masyarakat.
Melalui kegiatan yang
diselenggarakan Polda Lampung ini, diharapkan semangat pembangunan Zona
Integritas semakin menguat, tidak hanya di lingkungan kepolisian tetapi juga di
seluruh instansi pelayanan publik, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan
yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung).











3.jpg)