- Warga dan Santri Panik Saat Isya!, Gudang MI Ma arif Bumi Restu Ludes Terbakar
- BPOM Siap Bangun Kantor di Tanggamus Wabup: Kami Siapkan Lahan Lebih dari yang Diminta
- Sinergi Pemprov–BKKBN, Warga Lampung Didorong Lebih Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas
- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates–Metro
- Wagub Jihan Nurlela Gelar Pertemuan dengan Wamen Perdagangan di Jakarta
- Koni Siapkan Musyawarah, Bupati Parosil Bahas Kepengurusan dan Program Olahraga
- Sinergi Pajak Diperkuat, Bupati Paparkan Kendala Balik Nama Kendaraan
- Ketum TP-PKK Hadiri Sosialisasi dan Penandatanganan Mou Ruang Bersama Indonesia
- TMMD Ke-128 Dimulai, Program Kodim 0424/Tanggamus Dorong Akses dan Harapan Warga
- 20 Tahun Menabung, Tukang Sayur Keliling Akhirnya Berangkat Haji 2026
Pemkab Lamsel dan 10 Perusahaan Salurkan Bantuan Sembako Warga Terdampak Banjir di Empat Kecamatan


JATI AGUNG, MFH,-- Respons cepat
ditunjukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam menangani
dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.
Melalui kolaborasi dengan sejumlah
perusahaan, bantuan kemanusiaan segera disalurkan kepada warga terdampak di
empat kecamatan pada Minggu (8/3/2026).
Baca Lainnya :
- Bella Jayanti Targetkan PAN Lampung Selatan Raih 12 Kursi pada Pileg Mendatang0
- Respons Cepat Banjir Jati Agung, Bupati Egi Turun Malam Hari Cek Kondisi Warga0
- Dorong Mobilitas Warga, Radityo Egi Pratama Resmikan Dua Ruas Jalan di Candipuro dan Kalianda0
- Aksi Humanis Ramadan, Polsek Palas dan Bhayangkari Turun ke Jalan Bagikan Takjil0
- Mudik Lebaran 2026: Diprediksi 1,5 juta Penumpang dan 353 Ribu Kendaraan akan Seberangi Selat Sunda0
Sebanyak 1.175 kepala keluarga (KK)
korban banjir menerima bantuan beras dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah
(CPPD), masing-masing sebanyak 10 kilogram per keluarga. Bantuan tersebut
merupakan tindak lanjut atas instruksi Bupati Lampung Selatan Radityo Egi
Pratama untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak segera terpenuhi.
Penyaluran bantuan dilakukan secara
serentak di empat titik, yakni Kecamatan Jati Agung, Tanjung Bintang, Tanjung
Sari, dan Natar.
Untuk wilayah Kecamatan Jati Agung,
bantuan dipusatkan di Kantor Camat Jati Agung dan diserahkan langsung oleh
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, yang hadir mewakili
bupati.
Sementara itu, penyaluran bantuan
di Kecamatan Tanjung Bintang dilakukan di Desa Jatibaru, di Kecamatan Tanjung
Sari dipusatkan di Kantor Camat Tanjung Sari, dan di Kecamatan Natar disalurkan
di Desa Sidosari.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan
Pangan Kabupaten Lampung Selatan, jumlah penerima bantuan terbanyak berada di
Kecamatan Jati Agung dengan 865 KK, disusul Kecamatan Natar 143 KK, Kecamatan
Tanjung Bintang 117 KK, dan Kecamatan Tanjung Sari 50 KK.
Selain beras, masyarakat juga
menerima berbagai bantuan kebutuhan pokok lainnya seperti telur, mi instan,
roti, makanan siap saji, lauk pauk siap saji, kasur, selimut, sandang dewasa
hingga paket peralatan dapur.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung
Selatan, Supriyanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian
pemerintah daerah kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Bapak Bupati menyampaikan agar
masyarakat tetap bersabar menghadapi musibah ini. Pemerintah daerah hadir dan
terus berupaya memberikan bantuan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat
terdampak dapat terpenuhi,” ujar Supriyanto.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan
ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah merespons berbagai keluhan
masyarakat pascabanjir.
“Kami ingin memastikan warga yang
terdampak mendapatkan dukungan dan tidak merasa sendiri menghadapi situasi
ini,” tambahnya.
Dalam penyaluran bantuan tersebut,
pemerintah daerah juga menggandeng sejumlah perusahaan di Lampung Selatan
melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Tercatat 10 perusahaan ikut
berkontribusi dalam aksi kemanusiaan tersebut, di antaranya Senaya, PT Konverta
Mitra Abadi, ASDP, BBJ, PT Optima Nusa Tujuh, PT Natar Gerbang Angkasa, PT
Charoen Pokphand Feedmill Lampung, Starlight Cabin, Krakatoa Grup (Junglea Sea
dan Elty), serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.
“Penanganan bencana tidak bisa
dilakukan pemerintah sendiri. Dukungan dunia usaha melalui CSR ini menjadi
bukti bahwa kolaborasi semua pihak sangat penting untuk membantu masyarakat
yang terdampak,” jelas Supriyanto.
Selain penyaluran bantuan darurat,
Pemkab Lampung Selatan juga mulai menyiapkan langkah penanganan jangka panjang
untuk mengatasi penyebab banjir yang terjadi di sejumlah wilayah.
Pemerintah daerah, kata Supriyanto,
akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai dan instansi terkait lainnya
untuk menelusuri akar persoalan banjir sehingga solusi yang diambil bisa lebih
efektif.
Di sisi lain, tim teknis dari Dinas
Pekerjaan Umum, BPBD, serta instansi terkait juga telah diterjunkan ke lapangan
guna melakukan penanganan teknis dan memantau kondisi wilayah terdampak.
Melalui berbagai langkah tersebut,
Pemkab Lampung Selatan berharap masyarakat yang terdampak banjir dapat segera
bangkit dan aktivitas kehidupan kembali berjalan normal. [MFH/Sriw/KMF]











3.jpg)