- Tidur Panjang Sang Raksasa: Ketika Krakatau Diam, Sebelum Ia Mengamuk
- Presiden Buka Munas HIPMI XVIII di Lampung
- Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir Pesisir Barat
- Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
- Pemkab Tanggamus Tegaskan SPMB 2026 Bersih dari Titipan dan Pungli
- Lampung Siap Jadi Tuan Rumah Munas HIPMI
- Bupati Pesisir Barat Tinjau Kesiapan RSUD KH. Muhammad Thohir Jelang Kunker Presiden RI
- Bupati Lampung Utara Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
- Audiensi ke Kemendagri, Bupati Ela Dorong Lampung Timur Masuk Prioritas Program WEFSRID
- Bupati Ela Siti Nuryamah Dorong Desa Penyangga Way Kambas jadi Pusat Ekonomi Berkelanjutan
Pemkab Gelar Audiensi Penanganan Dampak Terdamparnya Log Kayu Terhadap Masyarakat

PESISIR BARAT, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat menggelar audiensi bersama PT Minas Pagai Lumber untuk
membahas penanganan dampak terdamparnya panglong kayu yang merugikan
masyarakat, khususnya para nelayan di perairan Tanjung Setia. Pertemuan
berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Lantai 5, Kantor Bupati Pesisir Barat.
Audiensi dipimpin langsung oleh
Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten
Pesisir Barat Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M. Asisten III Bidang Administrasi
Umum, Armen Qodar, S.P., M.M., Asisten II Bidang Perekonomian dan
Pembangunan Sekretariat, Zukri Amin, M.P., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
Cahyadi Muis, S.IP., Peratin Tanjung Setia, perwakilan BPBD, serta perwakilan
PT Minas Pagai Lumber, Yanto.
Dalam kesempatan tersebut,
pemerintah daerah memaparkan data sementara masyarakat terdampak berdasarkan
hasil pendataan BPBD dan Dinas Perikanan Kabupaten Pesisir Barat. Tercatat 125
nelayan terdampak, dengan jumlah 125 unit perahu yang mengalami kerusakan.
Baca Lainnya :
- Bupati Tegaskan PPPK Paruh Waktu Dikembalikan ke Tempat Tugas Semula0
- Pemkab Jembatani Keluhan Nelayan Terdampak Kayu di Pantai Tanjung Setia0
- Bupati Pesisir Barat Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Material Kayu di Pantai Tanjung Setia0
- Bupati Pesisir Barat Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama0
- Bupati Pesisir Barat Audiensi dengan BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung0
Pekon Tanjung Jati: Beberapa
nelayan mengalami kerusakan perahu dengan estimasi kerugian mencapai Rp41 juta,
Pekon Tanjung Setia: Lebih dari seratus nelayan terdampak dengan tingkat
kerusakan lebih luas pada perahu dan peralatan melaut. Total estimasi kerugian
mencapai Rp355 juta, Pekon Biha: Tidak terdapat nelayan terdampak, Pekon Pagar
Dalam: Proses pendataan masih berlangsung.
Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa
audiensi ini menjadi langkah penting untuk memastikan kejelasan data dan
validitas kerugian yang dialami masyarakat. Data tersebut akan menjadi dasar
bagi pemerintah daerah dalam melakukan tindak lanjut, termasuk proses ganti
rugi secara tepat, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Pemerintah daerah juga mendorong
pihak perusahaan untuk bersinergi dengan instansi terkait dalam percepatan
penanganan dampak, sekaligus memastikan aspek keselamatan, ketertiban, dan
kelestarian lingkungan tetap terjaga.
Audiensi ini diharapkan
menghasilkan langkah konkret yang memberikan keadilan bagi masyarakat terdampak
serta menjadi contoh koordinasi efektif antara pemerintah daerah dan pihak
swasta dalam menyelesaikan persoalan lingkungan yang berdampak sosial.
[MFH/Diskominfotiksan]











3.jpg)