- Lampung Siap Jadi Tuan Rumah Munas HIPMI
- Bupati Pesisir Barat Tinjau Kesiapan RSUD KH. Muhammad Thohir Jelang Kunker Presiden RI
- Bupati Lampung Utara Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
- Audiensi ke Kemendagri, Bupati Ela Dorong Lampung Timur Masuk Prioritas Program WEFSRID
- Bupati Ela Siti Nuryamah Dorong Desa Penyangga Way Kambas jadi Pusat Ekonomi Berkelanjutan
- DWP Pesawaran Bekali Anggota Keterampilan Membuat Kombucha dan Kerajinan Beludru
- Pelantikan Lima Ibunda Guru Kabupaten, Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan
- Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026
- Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako
Panen padi, Heri Wiratno tekankan ketahanan pangan sesuai Asta Cita Presiden

METRO, MFH,-- Pemerintah Kota Metro
melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
(DKP3) Kota Metro, Heri Wiratno menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada
kegiatan panen raya padi pertanian santri yang berlangsung di lahan pertanian
Pondok Pesantren Nurul Anwar, Sabtu (13/12/2025).
Dalam sambutannya, Heri menegaskan
bahwa sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya
sebagai penyedia bahan pangan, tetapi juga sebagai penopang ketahanan ekonomi
masyarakat, pencipta lapangan kerja, serta instrumen penting dalam pengentasan
kemiskinan.
“Karena itu, perhatian dan dukungan
pemerintah terhadap pembangunan pertanian menjadi sangat penting dan tidak
pernah surut,” ujar Heri.
Baca Lainnya :
- Membanggakan, MTQ ke-52 Lampung, Metro Raih Peringkat Tiga0
- Kapolda Hadiri Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa 0
- Dukung UMKM Pemkot Metro dan Kejari teken MoU serta Salurkan CSR kepada 30 UMKM0
- Pemkot Metro Apresiasi Terbentuknya AGPAII0
- 1.200 Anak PAUD Terima Kartu Metro Bahagia sebagai Bentuk Komitmen Pemerataan Pendidikan0
Ia juga menyampaikan bahwa
Pemerintah Kota Metro memiliki komitmen kuat dalam mendukung Asta Cita Presiden
Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada
pangan nasional. Meskipun Kota Metro berstatus sebagai daerah perkotaan, namun
tetap memiliki potensi pertanian yang signifikan dengan luas lahan sawah
mencapai 2.588,89 hektare.
“Potensi ini merupakan aset penting
yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin demi mendukung ketahanan
pangan daerah dan nasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, Heri mengapresiasi
kegiatan pertanian santri yang dinilai mampu membuktikan bahwa santri tidak
hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan praktik di bidang
agribisnis dan teknologi pertanian.
“Kegiatan seperti ini mencerminkan
wujud santri yang mandiri, berdaya saing, dan mampu berkontribusi nyata untuk
negeri. Kami berharap keberhasilan panen raya ini dapat menjadi inspirasi bagi
pesantren-pesantren lain di Kota Metro untuk terus berinovasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok
Pesantren Nurul Anwar, Slamet Wahyudi, dalam sambutannya menyampaikan rasa
syukur atas keberhasilan panen raya padi yang dihasilkan dari kerja keras para
santri dan pendamping.
Ia menegaskan bahwa pertanian
merupakan bagian dari pendidikan karakter dan kemandirian santri di Pondok
Pesantren Nurul Anwar.
“Di pesantren ini kami menanamkan
nilai bahwa santri harus mampu mandiri secara spiritual dan ekonomi. Moto kami
adalah tahan pangan mandiri, semangat ngaji, dan semangat bertani,” ujar Slamet
Wahyudi.
Menurutnya, pertanian santri bukan
hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan pesantren, tetapi juga sebagai
sarana pembelajaran agar santri memiliki keterampilan hidup yang bermanfaat
ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap sinergi antara
pesantren dan pemerintah daerah terus terjalin, sehingga program pertanian
santri dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tutupnya.
Kegiatan panen raya padi
tersebut berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi simbol keberhasilan
kolaborasi antara pemerintah daerah, pesantren, dan santri dalam mendukung
ketahanan pangan serta pemberdayaan generasi muda. [MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)