- Kemendagri Dorong Lima Inovasi Pelayanan Samsat untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
- Forum Penataan Ruang Bahas Finalisasi RTRW Pesisir Barat
- Polsek Kota Agung dan Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus Amankan Pelaku Pengeroyokan
- Tanamkan Integritas Sejak Dini, Pemkab Lamtim Dukung Program PAKSI Masuk Sekolah
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Jalin Kolaborasi Strategis dengan Kementerian UMKM RI
- Wali Kota Metro Paparkan Langkah Benahi TPAS dan Tingkatkan PAD
- Bupati Parosil Perkuat Sinergi dengan Kanwil Kemenkum Lampung
- Pemkab Sambut Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Lumbok Seminung
- Tiga Ranperda Strategis Resmi Disetujui, Ini Langkah Besar Bupati Dedi Irawan untuk Pesisir Barat
- Pemprov Lampung Siapkan Pemimpin Birokrasi Adaptif Lewat PKN Tingkat II Angkatan XXIV
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Ini Komitmen Bupati Dedi Irawan untuk Pesisir Barat

PESISIR BARAT, MFH,-- Bupati Pesisir Barat,
Dedi Irawan, menyampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi
DPRD Kabupaten Pesisir Barat terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang
Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna
DPRD Kabupaten Pesisir Barat yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Pesisir
Barat, Senin (13/07/2026).
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri
Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.KM., S.H., M.M.,
unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Lampung Barat, para
Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, pejabat administrator,
pejabat pengawas, pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir
Barat, juga tenaga ahli fraksi DPRD, insan pers, serta tamu undangan lainnya.
Dalam penyampaiannya, Bupati Dedi Irawan
mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh fraksi DPRD atas berbagai
pandangan, kritik, saran, serta masukan konstruktif yang telah disampaikan.
Menurutnya, seluruh masukan tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat
sinergi antara eksekutif dan legislatif guna mewujudkan tata kelola
pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan berpihak kepada
kepentingan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Sekda Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Fawwaz0
- Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Kapasitas Kepramukaan Bentuk Generasi Muda Berkarakter0
- Bappenas Observasi Pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui0
- Pemkab Lakukan Monev dan Pengecekan Sarana Prasarana di RSUD KH. Muhammad Thohir0
- Pemda FC Raih Kemenangan 2-0 Saat Meriahkan Turnamen Bupati Cup II Pesisir Barat Tahun 20260
Menanggapi pandangan Fraksi NasDem, Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi atas dukungan terhadap capaian
Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Pemerintah menegaskan bahwa
capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan
keuangan daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan
kualitas belanja daerah, serta penguatan pelayanan publik dan pembangunan yang
memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah juga menjelaskan bahwa peningkatan
PAD akan terus menjadi fokus melalui penyusunan target yang lebih realistis,
penggalian potensi pendapatan baru, digitalisasi pelayanan, serta peningkatan
investasi di sektor pariwisata, pertanian, perikanan, UMKM, dan ekonomi
kreatif.
Menjawab pandangan Fraksi PDI Perjuangan,
Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus memberikan
kemudahan investasi dengan tetap menjunjung tinggi norma, budaya, dan kearifan
lokal. Pemerintah juga memastikan setiap dugaan penyimpangan akan
ditindaklanjuti melalui mekanisme pengawasan sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan
air bersih, pengelolaan aset daerah, serta pengembangan sektor pariwisata,
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan
evaluasi, pembenahan, dan penyempurnaan agar seluruh program pembangunan mampu
memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Menanggapi pandangan Fraksi PPP, Pemerintah
Daerah menjelaskan bahwa upaya peningkatan PAD di sektor pariwisata terus
dilakukan. Salah satunya melalui rencana pembangunan sistem gerbang otomatis
(automatic gate) di kawasan wisata Labuhan Jukung guna meminimalkan potensi
kebocoran retribusi daerah. Selain itu, pengawasan terhadap penyaluran BBM
bersubsidi bagi nelayan juga akan terus diperketat melalui sistem verifikasi
yang lebih baik dan pengawasan secara berkelanjutan.
Sementara itu, menjawab pandangan Fraksi PKB,
Pemerintah Daerah menyampaikan bahwa pengembangan sektor pariwisata,
peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan,
hingga peningkatan investasi akan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah.
Pemerintah juga memastikan seluruh rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Menanggapi pandangan Fraksi Golkar, Pemerintah
Daerah menjelaskan bahwa optimalisasi PAD akan terus dilakukan melalui
peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyempurnaan regulasi pajak dan
retribusi daerah, serta optimalisasi pemanfaatan aset daerah. Selain itu,
pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis,
termasuk peningkatan akses jalan menuju Way Haru dan pembangunan Jembatan
Gantung Way Pemerihan.
Terhadap pandangan Fraksi Amanat Indonesia
Raya, Pemerintah Daerah menyatakan sependapat bahwa efektivitas pelaksanaan
APBD harus terus ditingkatkan melalui penguatan perencanaan, peningkatan
kualitas pelaksanaan program, optimalisasi pendapatan daerah, serta penguatan
kemandirian fiskal.
Mengakhiri penyampaiannya, Bupati Dedi Irawan
menegaskan bahwa seluruh jawaban yang disampaikan merupakan wujud komitmen
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam membangun sinergi bersama DPRD demi
mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik, transparan, akuntabel,
serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah
daerah dan DPRD, diharapkan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat
berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat. [MFH/Diskominfotiksan Pesisir
Barat]











3.jpg)