- Pemprov Lampung Optimalkan Kualitas Layanan Publik
- Sekda Pesisir Barat Terima Kunjungan Kemenkum, Perkuat Pembinaan Hukum Daerah
- Pemkab Pesisir Barat Gelar Rapat Pembahasan Pembangunan Jalan Bumi Ratu Sumber Agung
- Tiga ASN Purna Bhakti, Bupati Parosil Apresiasi Dedikasi Puluhan Tahun
- Wabup Mad Hasnurin: Tujuan dan Harapan untuk Sinergi dan Pelayanan Publik Lebih Baik
- Plt. Bupati Lampung Tengah Lepas 445 JCH Kloter 10 Menuju Tanah Suci
- Perkuat Sinergi, Danrem 043/Gatam Audiensi dengan Wali Kota Metro
- Halal bi Halal NU Lamtim, Bupati: Perkuat Silaturahmi dan Peran Perempuan dalam Membangun Umat
- Wabup Azwar Hadi: Semangat Kartini Harus Lahirkan Perempuan Mandiri dan Berdaya
- Rakor April 2026, Bupati Pringsewu Tekankan Sinergi dan Percepatan Program Daerah
Halal bi Halal NU Lamtim, Bupati: Perkuat Silaturahmi dan Peran Perempuan dalam Membangun Umat

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten
Lampung Timur menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan
Hari Lahir (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama dan Fatayat Nahdlatul Ulama Tahun
2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Sekretariat PCNU Lampung Timur,
Jalan Lintas Pantai Timur, Mataram Marga, Selasa (28/4/2026), dan dihadiri
ratusan warga serta kader NU.
Acara ini juga menghadirkan penceramah muda
asal Magelang, Jawa Tengah, Yusuf Chudlori yang dikenal luas dengan sapaan Gus
Yusuf.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Timur
Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang
dinilai mampu mempererat hubungan antar warga sekaligus memperkuat nilai-nilai
keislaman di tengah masyarakat.
Baca Lainnya :
- Wabup Azwar Hadi: Semangat Kartini Harus Lahirkan Perempuan Mandiri dan Berdaya0
- Wabup Azwar Hadi Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 0
- Ribuan Masyarakat Padati Penutupan Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam0
- Musrenbang Inklusif Disabilitas, Ruang Aspirasi Pembangunan yang Lebih Setara0
- Wabup Azwar Hadi Lepas 770 Jamaah Haji Lampung Timur 0
“Selaku pribadi dan atas nama Pemerintah
Kabupaten Lampung Timur, saya menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya
kegiatan ini,” ujar Ela dalam sambutannya.
Menurutnya, Halal Bihalal tidak sekadar menjadi
tradisi pasca Idulfitri, tetapi memiliki makna sosial dan spiritual yang
mendalam bagi kehidupan masyarakat.
“Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi
merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat
ukhuwah islamiyah, dan saling memaafkan di antara kita semua,” katanya.
Momentum Halal Bihalal tahun ini, lanjut Ela,
terasa semakin istimewa karena dirangkaikan dengan peringatan Harlah Muslimat
NU dan Fatayat NU yang selama ini berkontribusi besar dalam kehidupan sosial
keagamaan masyarakat.
Ia menilai kedua organisasi perempuan di bawah
naungan NU tersebut telah banyak berperan dalam pemberdayaan perempuan,
pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan keumatan.
“Muslimat dan Fatayat NU telah memberikan
kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan
perempuan, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai sosial dan
keumatan,” tuturnya.
Bupati juga berharap Muslimat dan Fatayat NU
terus menjadi pelopor dalam penguatan keluarga serta pembinaan generasi muda di
Lampung Timur.
“Saya berharap Muslimat dan Fatayat NU terus
menjadi garda terdepan dalam membina keluarga yang sakinah, meningkatkan
kualitas generasi muda, serta menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat,
damai, dan rahmatan lilalamin di Kabupaten Lampung Timur,” ujarnya.
Ela menambahkan, keberadaan NU selama ini
terbukti memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kehadiran Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat
telah terbukti menjadi pilar penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan
bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen
masyarakat, termasuk Nahdlatul Ulama, harus terus kita jaga dan perkuat demi
mewujudkan Lampung Timur yang aman, maju, dan sejahtera,” tegasnya.
Melalui momentum tersebut, ia juga mengajak
seluruh masyarakat untuk terus memperkokoh persaudaraan dan bersama-sama
mendukung pembangunan daerah.
“Melalui momen ini, saya mengajak seluruh
masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta
mendukung program pembangunan daerah dengan semangat kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Gus Yusuf
menekankan pentingnya memperkuat silaturahmi serta meningkatkan peran
organisasi perempuan NU di tengah masyarakat.
“Halal Bihalal bukan sekadar tradisi saling
memaafkan, tetapi juga momentum memperbarui komitmen kita untuk berkhidmat
kepada umat,” ujar Gus Yusuf di hadapan jamaah yang memadati lokasi kegiatan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Muslimat
dan Fatayat NU yang dinilai memiliki peran strategis dalam pembinaan keluarga
serta pembentukan karakter generasi muda.
“Muslimat dan Fatayat adalah tulang punggung
peradaban di tingkat keluarga dan masyarakat. Jika ibu-ibunya kuat, insyaallah
generasinya juga kuat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Gus Yusuf mengajak seluruh kader
NU di Lampung Timur untuk terus menjaga persatuan serta mengamalkan ajaran
Islam Ahlussunnah wal Jamaah secara damai dan moderat.
“Kita jaga kerukunan, kita kuatkan persatuan.
NU harus hadir sebagai penyejuk, bukan pemecah,” tegasnya.
Kegiatan Halal Bihalal ini berlangsung hangat
dan penuh kebersamaan, menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat
komitmen warga NU dalam berkhidmat kepada umat dan daerah. [MFH/Komdigi Lampung
Timur]











3.jpg)