- Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN
- Momentum Idul Adha, Pemprov Lampung Dorong Kepedulian dan Kesejahteraan Masyarakat
- Polres Tanggamus Bersama TNI, TNBBS dan TNWC Bongkar Perburuan Satwa Dilindungi
- Pemkab Tanggamus Gerak Cepat Rehabilitasi Rumah Korban Pohon Tumbang di Gunung Meraksa
- Bupati Serahkan Sapi Kurban Presiden Seberat 1 Ton Lebih ke Masjid Al-Khasyiin
- Lampung Perkuat Hilirisasi dan Ketahanan Pangan Lewat Rakor Produksi Pangan 2026
- Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
- Pemkab Lampung Timur Lakukan Kick Off Penyusunan IAD Makmur Lestari 2026
- Jelang Idul Adha, Pasar Murah Pemkot Metro Diserbu Warga
- Wali Kota Metro Kukuhkan Forum Kota Sehat 2026–2028
Gerak Cepat Pleton Siaga Bencana Yonif 7 Marinir Atasi Material Tanah Longsor
1.jpg)
PESAWARAN,
MFH,-- Hujan deras
melanda wilayah Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran dan Teluk Betung
Bandar Lampung menyebabkan banjir dan longsor, Sabtu (30/08/2025).
Pleton Siaga Bencana Alam Prajurit Yonif 7 Mar/Ajabra, Brigif
4 Mar/BS tanpa menunda waktu bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan membersihkan
material longsor yang menyebabkan kerusakan jalan serta kemacetan lalu lintas
di jalan RE Martadinata dan Jalan Wayratai Teluk Pandan.
Bersama Masyarakat dan stakeholder pleton Siaga Bencana
Alam Yonif 7 membersihkan serta membuka akses jalan raya yang tertutup material
longsor.
Baca Lainnya :
- Banjir dan Longsor Melanda Jalan RE Martadinata Lempasing0
- Upacara Unik, Gubernur Rahmat Mirzani Jadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-80 RI di Atas Laut0
- Pawai Obor Pesawaran Kobarkan Semangat Nasionalisme di Masyarakat0
- Pemkab Pesawaran Resmi Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka Merah Putih0
- Aksi Cepat Tanggap Pleton Siaga Bencana Alam Prajurit Yonif 7 Marinir0
Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir Letkol Marinir
Irwan Abidin, M.Tr.Opsla., CBEI, memberikan Instruksi untuk secepatnya
melaksanakan tindakan yang diperlukan agar jalan yang tertimbun longsor dan membuat
kemacetan parah segera bisa diatasi.
"Tugas sebagai
prajurit tidak hanya melaksanakan operasi militer, tetapi juga memberikan
bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kami
siap untuk membantu dalam situasi apapun demi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
[MFH/rils]











3.jpg)