- 1.088 KPM di Pasar Sukadana Terima Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli–September
- HUT ke-54, RSUD Ahmad Yani Kota Metro Perkuat Komitmen Mutu Pelayanan dan Pendidikan
- Ribuan Peserta Ikuti KONI Fun Run HUT Lambar, Dua Motor jadi Rebutan Warga
- BKMT Pesisir Barat Terus Rawat Silaturahmi, Pengajian Rutin di Lemong Penuh Pesan Moral
- Zulhas Kunker dan Serahkan Bantuan Pangan di KDKMP Desa Pisang Penengahan
- DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Berwawasan Lingkungan dan Raih Adiwiyata 2026-2030
- Bupati Hadiri Maulid Nabi dan Milad ke-2 Majelis Taklim Al-Mahmudah, Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
- GAK Tak Terdeteksi Erupsi, Hujan Turun, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan
- Hujan Perdana Setelah Kemarau, Bandar Lampung Diselimuti Kesejukan
- Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi hingga Tingkatkan Kesejahteraan Petani
DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Berwawasan Lingkungan dan Raih Adiwiyata 2026-2030

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Dinas Lingkungan Hidup
Provinsi Lampung menargetkan 160 sekolah jenjang SMA, SMK, dan MA sederajat di
Provinsi Lampung berstatus Adiwiyata pada periode 2026-2030.
Target tersebut disampaikan Kabid Penataan dan
Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Provinsi Lampung, Wawan Sah, saat
menerima kunjungan silaturahmi SMA N 1 Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang,
di Kantor DLH Provinsi Lampung, Jumat (11/9/2026).
“PROGRAM ADIWIYATA adalah upaya meningkatkan
kualitas lingkungan hidup di sekolah melalui gerakan peduli dan perilaku ramah
lingkungan dalam mewujudkan sekolah berbudaya lingkungan,” jelas Wawan yang
mewakili Kepala DLH Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- GAK Tak Terdeteksi Erupsi, Hujan Turun, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan0
- Hujan Perdana Setelah Kemarau, Bandar Lampung Diselimuti Kesejukan0
- Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi hingga Tingkatkan Kesejahteraan Petani0
- Sinergi TP PKK dan BAZNAS, Tali Asih Apresiasi Dedikasi Petugas Kebersihan Pemprov Lampung0
- Gubernur Mirza Dorong Perubahan APBD 2026 Tepat Sasaran dan Beri Manfaat Nyata0
Wawan menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung
di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sangat konsen terhadap
upaya menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu implementasinya adalah melalui
Program Sekolah Adiwiyata.
“Kami dengan senang hati menerima kunjungan
silaturahmi dari SMA N 1 Dente Teladas. Mudah-mudahan upaya mewujudkan Sekolah
Adiwiyata bisa terpenuhi dari aspek kebersihan dan sanitasi, pengelolaan
sampah, keanekaragaman hayati, penghematan dan konservasi air, serta
penghematan dan konservasi energi,” ujarnya.
Menurut Wawan, hingga saat ini sudah 54 sekolah
di Lampung yang telah melakukan registrasi
Sekolah Adiwiyata. Ke depan, DLH Provinsi Lampung akan mengagendakan
kunjungan pembinaan dan supervisi ke sekolah-sekolah yang telah mendaftar
program tersebut.
Dasar Hukum dan Mekanisme Penilaian Pelaksanaan
Program Adiwiyata yakni Permen
Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Nomor 5 Tahun 2025
tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata;
dan Kepmen LH/BPLH RI Nomor 1316 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis
Program Adiwiyata.
Wawan juga menegaskan bahwa seluruh mekanisme
pengusulan dan penilaian Program Adiwiyata saat ini telah terintegrasi secara
digital.
“Seluruh proses pengusulan dan penilaian
dilakukan melalui Sistem Informasi Adiwiyata atau SIDIA. Jadi lebih transparan
dan terukur,” pungkasnya. [MFH/PemprovLampung]










3.jpg)