- Dekranasda Provinsi Lampung Gandeng Usaha Kuliner Lokal
- Panen Raya Lumbung Pangan Baznas Pesawaran Dorong Zakat Produktif dan Kemandirian Petani
- Bupati Resmikan Demplot Mangrove 2 Hektare di Muara Gading Mas
- Komisi IV DPR RI Kunjungi TN Way Kambas, Dorong Penguatan Konservasi dan Pencegahan Karhutla
- KPK RI Perkuat Pengawasan Pencegahan Korupsi di Kota Metro
- BPK Evaluasi Tata Kelola RSUD Ahmad Yani Metro
- Pemkab Lampung Tengah Tegaskan Kesiapan Dukung Pemeriksaan BPK RI
- Ketua Umum IKWT Lampung Tengah Pimpin Rakor
- Plt. Ketua TP PKK Hadiri Gerak Pangan TPID, Dukung Pengendalian Inflasi di Lampung Tengah
- Sekdaprov Marindo Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas
Dekranasda Provinsi Lampung Gandeng Usaha Kuliner Lokal


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Upaya memperkenalkan
sekaligus memperluas pasar produk kuliner khas Lampung memasuki babak baru.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung menginisiasi
kolaborasi bersama usaha kuliner lokal, yang didorong untuk memperkenalkan dan
menyajikan produk kuliner lokal agar semakin dikenal masyarakat dan memiliki
daya saing di pasar yang lebih luas.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dekranasda
Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, saat memimpin rapat pembahasan
kerja sama antara Dekranasda Provinsi Lampung dengan usaha kuliner lokal yang
berlangsung di ruang rapat Dekranasda Provinsi Lampung, Jum'at (04/09/2026).
Baca Lainnya :
- Sekdaprov Marindo Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas0
- Kepala Kemenag Ajak Masyarakat Manfaatkan Gerai Kementerian Agama di MPP Bandar Lampung0
- Kemenag Bandar Lampung Tuntaskan Pembinaan 780 Guru PAI Penerima Sertifikasi0
- Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa0
- Pemprov Lampung Dukung RRI Bandar Lampung Perkuat Edukasi dan Informasi Publik0
Kolaborasi ini tidak hanya diarahkan untuk
memperkenalkan makanan khas Lampung, tetapi juga membuka ruang bagi beragam
produk dan sajian kuliner daerah agar dapat tampil lebih luas, baik sebagai
pilihan kuliner maupun oleh-oleh khas Lampung.
Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa
Batin Wulan mengatakan, Dekranasda memiliki komitmen untuk terus mempromosikan
sekaligus menjaga keberadaan produk-produk lokal Lampung agar tidak hanya
dikenal di daerah sendiri, tetapi mampu berkembang dan menembus pasar yang
lebih luas.
Menurutnya, produk oleh-oleh lokal yang telah
melalui proses kurasi memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan
mengedepankan identitas dan kearifan lokal Lampung.
"Harapannya, oleh-oleh lokal yang sudah
terkurasi ini bisa menembus pasar yang lebih luas dengan tetap mengadopsi
kearifan lokal. Kita ingin produk-produk Lampung memiliki nilai tambah dan
semakin dikenal masyarakat," ujar Batin Wulan.
Ia menilai, sinergi dengan pelaku usaha seperti
Seruit Bu Lin menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkenalkan
produk-produk kuliner khas Lampung kepada masyarakat secara lebih luas.
Melalui kolaborasi tersebut, Dekranasda ingin
menghadirkan ruang promosi bagi pelaku UMKM kuliner sekaligus mendorong agar
produk lokal dapat menjadi bagian dari pengalaman masyarakat ketika menikmati
kuliner Lampung.
"Melalui kolaborasi Dekranasda Provinsi
Lampung bersama usaha kuliner Lampung diharapkan menambah manfaat yang
dirasakan oleh masyarakat," ucap Purnama Wulan Sari Mirza.
Kerja sama pengembangan UMKM kuliner di
Provinsi Lampung ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan dan menampilkan
lebih banyak produk kuliner khas Lampung. Tidak hanya mengedepankan cita rasa,
produk yang dikembangkan juga diharapkan mampu membawa cerita, identitas, dan
kekayaan budaya Lampung.
Batin Wulan menegaskan bahwa pengembangan
produk lokal membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, pelaku usaha,
UMKM, hingga masyarakat perlu bergerak bersama agar produk-produk daerah
memiliki ruang yang lebih besar untuk berkembang.
Sementara itu, pemilik Seruit Bu Lin menyambut
baik inisiasi Dekranasda Provinsi Lampung tersebut. Ia menilai niat Dekranasda
untuk mengangkat dan memperkenalkan kuliner Lampung merupakan peluang positif
bagi pelaku UMKM untuk semakin berkembang.
Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada
kegiatan promosi, tetapi dapat membuka peluang pemasaran baru, memperluas
jejaring usaha, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM
kuliner di Lampung.
Dengan sinergi tersebut, kuliner Lampung
diharapkan tidak hanya menjadi sajian yang dinikmati masyarakat, tetapi juga
menjadi bagian dari kekuatan ekonomi kreatif daerah sekaligus identitas yang
mampu dibawa dan dikenal hingga ke luar Lampung. [MFH/Pemerintah Provinsi
Lampung]











3.jpg)