- Ketahanan Pangan Digaungkan, Aksesnya Dibiarkan: Petani di Sukaraja Bergerak Sendiri
- Pemkab Lambar Audensi dengan PMO dan BA, Perkuat Program KDMP Nasional
- Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Rapat Paripurna DPRD Pesibar HUT ke-13 Pesisir Barat
- Wabup Lampung Barat Hadiri Undangan Rapat Paripurna HUT ke-13 Pesisir Barat
- Cegah Kebakaran Akibat Korsleting Listrik, Bupati Lambar Himbau Warga Lebih Waspada
- Pemkab Lampung Utara Seleksi Para Finalis Muli Mekhanai
- Serap Aspirasi serta Berikan Solusi Nyata bagi Masyarakat
- Peringatan Hari Kartini ke-147, Pemkab Lamteng Dorong Peran Strategis Perempuan
- Bupati Ela Buka Lokalatih Perlindungan Pekerja Migran Perempuan
- Tiga Desa di Lamtim Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Perkuat Pembangunan Berbasis Data
Bunda Literasi Provinsi Lampung Kukuhkan Forum Literasi Daerah, Perkuat SDM Berdaya Saing

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Bunda
Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, mengukuhkan dan melantik
pengurus Forum Literasi 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, di Gedung
Pusiban, Sabtu (14/02/2026).
Dalam sambutannya, Purnama Wulan
Sari menekankan bahwa amanah yang diemban oleh para pengurus merupakan tanggung
jawab mulia sekaligus tantangan besar di era digital. Ia menyebut literasi
bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan kunci utama dalam menciptakan
masyarakat yang kritis dan berdaya saing.
Bunda Literasi Provinsi Lampung
menjelaskan bahwa peran pegiat literasi sangat strategis dalam membantu program
pemerintah menciptakan SDM berkualitas. Menurutnya, literasi masa kini telah
berkembang melampaui sekadar baca-tulis tradisional.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Dukung Penuh Langkah-Langkah Penegakan Ketertiban dan Hukum0
- Kantor Kelurahan Rajabasa Jaya Selesai Dibangun, Warga Gelar Syukuran0
- Entry Meeting BPK Digelar, Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah0
- 15 Pejabat Administrator Dilantik, Pemprov Lampung Dorong Kinerja Berbasis Hasil0
- Polda Lampung Komitmen Pengamanan Pangan dalam High Level Meeting TPID 0
“Literasi hari ini mencakup
numerasi, sains, digital, finansial, hingga budaya. Di tengah arus informasi
yang sangat cepat, kemampuan literasi menjadi filter agar masyarakat mampu berpikir
kritis, bijak menyerap informasi, dan terhindar dari disinformasi atau hoaks,”
ujar Purnama Wulan Sari.
Purnama mengharapkan Forum Literasi
di setiap daerah dapat menjadi motor penggerak dengan melahirkan inovasi yang
menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak usia dini hingga umum.
Beberapa poin instruksi yang ditekankan antara lain :
1. Optimalisasi Fasilitas :
Memanfaatkan Pojok Baca, Taman Baca, dan Perpustakaan Keliling yang sudah
tersedia hingga tingkat desa.
2. Kegiatan Kreatif : Menyelenggarakan
lomba menulis cerita pendek, lomba baca puisi, dan kegiatan edukatif lainnya
untuk merangsang minat baca anak sekolah.
3. Kolaborasi Lintas Sektor :
Bersinergi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta
pihak swasta seperti perbankan dan penerbit.
Ketua Forum Literasi Lampung, Eni
Amalia, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan tindak
lanjut dari semangat para pegiat di daerah. Ia menekankan pentingnya akses
informasi yang merata bagi seluruh warga Lampung, sesuai amanat UU Dasar 1945.
“Gerakan literasi adalah gerakan
bersama. Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung,
Bank Indonesia, Gramedia, dan seluruh mitra yang telah membantu penyediaan
akses buku bagi masyarakat di pelosok daerah,” ungkap Eni.
Acara ini turut dihadiri oleh
perwakilan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Lampung,
Kepala Dinas Pendidikan dan Perpustakaan dari 15 Kabupaten/Kota, pengurus TP.
PKK Provinsi Lampung, serta para tokoh dewan pakar literasi. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)