- Pemprov Buka Kolaborasi Pengelolaan Sampah Pasar untuk Hasilkan Pupuk Organik
- Peringatan HUT Ke-81 RI, Bupati Serukan Penghormatan dan Kepedulian Kepada Pejuang
- Sholawat Kebangsaan, Bupati Ela Ajak Warga Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial
- Wabup Azwar Hadi Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Lamtim
- Wakil Wali Kota Metro Hadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih
- Kajari Lampung Tengah Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI
- Semarak HUT ke-81 RI Bersama GGF, Plt. Bupati Lamteng Ajak Perkuat Kebersamaan
- Ziarah Nasional di TMP Suka Negeri, Momentum Kenang Jasa dan Perjuangan Pahlawan
- Rangkaian HUT RI Ditutup, Wakil Bupati Ajak Warga Jaga Api Kemerdekaan
- Diklat Paskibraka Pesisir Barat 2026 Resmi Ditutup
Sekda Minta Warga Pertahankan Budaya Gulai Pepenyok Iwa Mujair

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Suasana
hangat begitu terasa kala Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat,
Nukman membuka Gebyar Pesona Lumbok Ranau tahun 2025 di Pelataran Pasar Tematik
Jelajah Danau Ranau, Pekon Lumbok, Kecamatan Lumbok Seminung, Sabtu (20/12).
Pasalnya, usai membuka Gebyar
Pesona Lumbok Ranau, Nukman terlihat menyatu dengan warga yang turut hadir
menyaksikan kemeriahan perhelatan tersebut untuk menikmati salah satu olahan
tradisional Lampung Barat gulai Pepenyok Iwa Mejair (sayur ikan mujair).
Larut dalam suka cita, namun tetap
dengan suasana yang sederhana Nukman terlihat begitu akrab dengan masyarakat.
Tak sungkan pria asli putra daerah itu melontarkan kata-kata dengan bahasa
daerah, nambuh dang meliom-meliom yang dalam bahasa Indonesianya berarti nambah
makanannya jangan malu-malu.
Baca Lainnya :
- Dampingi Gubernur Bertemu Masyarakat Sukau, Parosil Curhat Keluhan Masyarakat Lambar0
- Macik Partinia Imbau ASN Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Kondusifitas Lambar0
- Pemkab Dorong Peningkatan Iman dan Takwa Melalui Pengajian Akbar MTBMI Zona I0
- Ketua Tim Pembina Posyandu Partinia Tinjau Posyandu dan Serap Aspirasi Warga Pekon Bahway0
- Setiwang Nayuh Jilid 8: Wabup Mad Hasnurin Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Daerah0
Bersama warga dengan latar
belakang hijaunya Danau Ranau menunggangi indahnya Gunung Pesagi Nukman
duduk dibangku sederhana menikmati lezatnya Gulai Pepenyok Iwa Mejair yang
sejak tahun 2024 telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB)
Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Dengan spontanitas Nukman
mengacungkan jempolnya menandakan bahwa masakan tersebut enak.
“Enak gak makanannya, suka tidak
kalo kegiatan seperti ini kita lakukan setiap tahunnya,” tanya Nukman kepada
warga.
Dengan padu wargapun menjawab “enak
pak Sekda, mantap, cocok,”.
Kesederhanaan yang melekat di jiwa
pria yang akrab disapa Udo Nukman tak menampakkan bahwa dirinya merupakan
pejabat publik, dari cara ia makan tidak minta untuk dihidangkan secara
spesial, namun ia justru memilih untuk berbaur bersama dimeja perasmanan.
Bahkan ia tidak sungkan menyambangi
langsung warga yang sedang mengolah gulai Pepenyok Iwa Mejair, sekaligus
menbantu memasak sembari bercanda dengan warga.
Dengan adanya kegiatan seperti ini,
Nukman berharap masyarakat dapat terus mempertahankan budaya, salah satunya
gulai pepenyok ikan Mujair.
“Kita minta warga tetap akan
mempertahankan masakan gulai pepenyok ini,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)