- Terima Pengurus Kagama Lampung, Gubernur Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor
- Sudah Terima Sertifikasi, Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS
- Jaga Harga Tetap Stabil Saat Ramadan, Pemkab Lamsel Gelar Operasi Pasar Murah
- Polsek Kota Agung Ungkap Pencurian Motor dan Handphone di Pantai Muara Indah
- Gubernur Sambut Baik Pemaparan Pembangunan Lampung Barat yang Disampaikan Bupati Parosil Mabsus
- Pemprov Lampung Gelar Rapat Persiapan MCSP KPK RI Tahun 2026
- Wabup Lampung Barat Ikuti Rakor Lintas Sektoral Sambut Perayaan Idul Fitri
- Bupati Hadiri Penyerahan Secara Simbolis Tabung Gas LPG 3 Kg Dalam Rangka Operasi Pasar
- Dorong Peningkatan Infrastruktur Jalan, Bupati Dampingi Gubernur Tinjau Ruas Jalan Provinsi
- Penguatan Kaderisasi Pramuka, Wabup Pringsewu Buka KPDK
Jaga Harga Tetap Stabil Saat Ramadan, Pemkab Lamsel Gelar Operasi Pasar Murah

KALIANDA, MFH,-- - Menjaga
daya beli masyarakat agar tetap kuat selama Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Operasi Pasar Murah di Lapangan
Desa Sukaratu, Kecamatan Kalianda, Senin (2/3/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya
konkret menekan lonjakan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap
aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Operasi pasar tersebut menjadi
bagian dari intervensi pemerintah daerah dalam merespons tren kenaikan harga
bahan pokok yang lazim terjadi setiap Ramadan.
Baca Lainnya :
- Babinkantibmas Desa Blambangan Beri Bantuan Kepada Warga Korban Kebakaran0
- Respons Cepat! Pengusaha Gilingan Padi Perbaiki Jalan Rusak, Camat Palas dan Kades Turun Langsung0
- PUPR Lamsel Realisasikan Rp257,9 Miliar untuk Infrastruktur 2025, Kalianda dan Natar 0
- Kakorlantas Pastikan Kesiapan Bakauheni: Tambahan Pelabuhan, Empat Fokus Pengamanan, Perbaikan Jalan0
- Ramadhan di SDN Desa Tanjung Jaya, Diisi dengan Beragam Kegiatan Positif0
Kegiatan itu dibuka secara resmi
oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten
Lampung Selatan, Tri Umaryani, yang mewakili Bupati Lampung Selatan, Radityo
Egi Pratama.
Dalam sambutannya, Tri Umaryani
menegaskan bahwa stabilitas harga merupakan faktor penting agar masyarakat
dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan
kebutuhan.
“Pemerintah daerah hadir untuk
memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang
terjangkau. Stabilitas harga menjadi kunci agar ibadah Ramadan dapat dijalankan
dengan tenang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, operasi pasar murah
ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku
usaha dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran.
Berbagai komoditas strategis dijual
dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beras premium kemasan 5
kilogram dijual Rp58.500, gula Rp14.500 per kilogram, minyak goreng kemasan 900
ml mulai Rp17.200 hingga Rp19.200 per liter, LPG 3 kilogram Rp20.000, telur
Rp27.500 per kilogram, serta daging sapi Rp110.000 per kilogram.
Selain kebutuhan pokok utama,
tersedia pula tepung, aneka bumbu dapur, produk UMKM lokal, ikan lele Rp25.000
per kilogram, bandeng presto Rp20.000, serta ikan asin dan teri mulai Rp5.000
per bungkus.
Untuk memastikan distribusi tepat
sasaran dan menghindari praktik penimbunan, pembelian komoditas tertentu
seperti beras premium, gula, minyak goreng, dan LPG 3 kilogram dibatasi satu
produk per kepala keluarga dengan melampirkan fotokopi KTP.
Camat Kalianda, Ruris Apdani,
mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap operasi pasar ini
dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah meningkatnya
aktivitas dan konsumsi selama Ramadan.
Antusiasme warga terlihat sejak
pagi hari. Masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan kesempatan
berbelanja dengan harga yang lebih ringan. Respons positif ini menjadi
indikator bahwa intervensi pasar yang dilakukan pemerintah daerah tepat
sasaran.
Operasi Pasar Murah tidak hanya
digelar di Kalianda. Kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung secara bertahap di
Kecamatan Penengahan (3 Maret), Palas (4 Maret), Way Panji (5 Maret), dan
Sidomulyo (6 Maret 2026).
Melalui program ini, Pemkab Lampung
Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi
daya beli masyarakat, sehingga Ramadan dapat dijalani dengan lebih tenang dan
penuh keberkahan. [MFH/Diskominfo Lamsel]











3.jpg)