- Pemkab Dukung Upaya Pencegahan Narkotika Melalui Sinergi Lintas Sektor
- Wakil Bupati Pringsewu Minta Orang Tua Apresiasi Setiap Usaha Anak
- Bupati Parosil Apresiasi Tren Penurunan Kemiskinan di Lampung Barat
- Bupati Parosil Dorong Hilirisasi Literasi Senjata Keluar dari Kemiskinan
- Percepat Deteksi TBC, Pemkab Optimalkan Skrining Berbasis Masyarakat
- Bupati Pesisir Barat Lantik Tim Pembina Posyandu
- Elemen Masyarakat Soroti AUTJ hingga Fungsi Pengawasan Dewan
- DLH Provinsi Lampung Kawal Ketat Proyek PSEL Lampung Raya
- Pemprov Dorong Seni jadi Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa
- KMP Batu Mandi Terbakar, Seluruh Penumpang Berhasil Diselamatkan
Rangkaian Peringatan Hari Santri 2026 Kabupaten Pringsewu Resmi Dimulai

PRINGSEWU, MFH,-- Rangkaian peringatan Hari
Santri 2026 di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, secara resmi dibuka oleh
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila di Pekon Pandansurat, Kecamatan Sukoharjo,
Kabupaten Pringsewu, pada Senin, 19 Oktober 2026. Pembukaan ditandai dengan
prosesi pelepasan balon ke udara.
Menurut Wakil Bupati, peringatan Hari Santri
merupakan momentum yang sangat penting bagi mengenang dan meneladani semangat
juang para santri dan ulama dalam merebut, mengawal, serta mengisi kemerdekaan.
"Santri terbukti menjadi garda terdepan
dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan moral bangsa, dimana pada tahun ini
mengangkat tema 'Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas', yang
menegaskan santri bukan hanya penjaga moral dan pewaris tradisi keagamaan, namun
juga penanggungjawab masa depan bangsa, " ujarnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Buka Pembinaan dan Konsolidasi FKUB Kecamatan se-Kabupaten Pringsewu0
- Wabup Pringsewu Harapkan HIMPAUDI Berperan Aktif Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD0
- Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari - Sukoharjo IV0
- DLH Provinsi Lampung Gencarkan Pembinaan Adiwiyata0
- Pemkab Pringsewu Gelar Sosialisasi Bela Negara0
Sebagai bagian masyarakat Pringsewu, kata Umi,
pada kegiatan yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, kecamatan dan pekon
beserta para santri dan jajaran pondok pesantren, santri memiliki peran
strategis dalam mewujudkan arah pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten
Pringsewu, yang tercantum dalam visi Pringsewu Makmur, yaitu Mandiri, Aman,
Kondusif, Maju, Unggul dan Religius.
"Mandiri dan Maju, adalah santri harus
menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi umat dan adaptif terhadap kemajuan
zaman, bukan hanya menjadi penonton, tetapi pelaku inovasi dan teknologi. Aman
dan Kondusif, yakni menjadi garda terdepan dalam merawat persatuan, menjaga
kerukunan, serta menciptakan suasana damai dan sejuk di tengah
masyarakat," katanya.
Sedangkan Unggul dan Religius, seorang santri
harus memiliki daya saing tinggi, berprestasi, namun tetap berlandaskan pada
akhlaqul kharimah dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Pemkab Pringsewu
mengapresiasi peran aktif pondok pesantren, para kiyai, serta seluruh santri
yang senantiasa menjaga kedamaian, kerukunan, dan menjadi penggerak pembangunan
masyarakat.
Untuk diketahui, rangkaian
peringatan Hari Santri 2026 di Kabupaten Pringsewu, terdiri dari berbagai
kegiatan, diantaranya istighosah di Komplek Makam KH.Ghalib Pringsewu Barat
pada 21 Oktober 2026 malam, upacara Hari Santri Nasional di Lapangan Sukoharjo
pada 22 Oktober 2026, serta Pringsewu Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul
Qadir Assegaf di Lapangan Pemkab Pringsewu pada 23 Oktober 2026.
[MFH/Diskominfo]











