- Polres Tanggamus Tanam Perdana Bawang Putih
- Bahas Kerja Sama dengan UGM, Pemkab Tanggamus Perkuat Pendidikan
- BPS Pesawaran Koordinasi dengan Kominfotiksan Dalam Rangka Penilaian EPSS
- Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inkluasi Keuangan Sicantiks
- Pasar Murah HUT ke-27, Warga Sukadana Antusias Berburu Sembako Terjangkau
- Semarak HUT ke-27, Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama
- Plt. Bupati Lampung Tengah Dorong SDM Petani Lewat Rembug Madya KTNA 2026
- PUPR Pastikan Akses Jalan Putus Way Tenong – Air Hitam Merupakan Akses Alternatif
- Lampung Barat Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Parosil Mabsus: Butuh Upaya Serius
- Wakil Bupati Lampung Barat Gelar Halal Bihalal Bersama PWRI
PUPR Pastikan Akses Jalan Putus Way Tenong – Air Hitam Merupakan Akses Alternatif

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Lampung Barat (Lambar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
(PUPR) memastikan ruas jalan Way Tenong – Air Hitam yang terputus akibat
longsor merupakan jalan alternatif, Selasa 14 April 2026.
Kepala Dinas PUPR Lampung Barat Mia Miranda,
membenarkan bahwa longsor terjadi pada Minggu malam (13/4) setelah hujan deras
mengguyur wilayah tersebut. Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup
seluruh badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun
empat.
Mia Miranda menegaskan, ruas jalan Sukananti –
Sidomakmur yang longsor tersebut merupakan salah satu jalan alternatif untuk
menuju Kecamatan Air Hitam dari Kecamatan Way Tenong bukan merupakan akses
utama.
Baca Lainnya :
- Lampung Barat Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Parosil Mabsus: Butuh Upaya Serius0
- Wakil Bupati Lampung Barat Gelar Halal Bihalal Bersama PWRI0
- Ikuti Musrenbang RKPD Provinsi, Bupati Usulkan Infrastruktur Hingga Pembangunan Sekolah Rakyat0
- Wabup Mad Hasnurin Sambangi Korban Kebakaran dan Salurkan Bantuan 0
- Wabup Lambar Hadiri Pengajian Akbar dan Zikir Manakib Pondok Pesantren Daruth Tholibin0
Ia memahami dengan adanya longsor dan putusnya
jalan tersebut tentunya menghambat aktifitas masyarakat sekitar lokasi dalam
melakukan aktivitas sehari-hari. Namun dikatakannya masyarakat tetap dapat
melakukan aktivitasnya dengan melalui jalan utama penghubung kedua kecamatan
tersebut yakni ruas jalan Mutar Alam – Gunung Terang.
“Selain itu jalan alternatif terdekat dengan
lokasi longsor adalah Mutar Alam melalui Kembalu ataupun bisa melalui jalan
Tanjung Raya – Air Putih,” jelasnya.
“Tentunya dengan jalan alternatif ini
masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan masyarakat dihimbau
untuk tetap berhati-hati dalam melintas mengingat curah hujan msih cukup
tinggi,” tambahnya.
Kendati demikian, pihaknya juga mengingatkan
warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan
mengingat curah hujan masih tinggi. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)