- Lampung Siap Jadi Tuan Rumah Munas HIPMI
- Bupati Pesisir Barat Tinjau Kesiapan RSUD KH. Muhammad Thohir Jelang Kunker Presiden RI
- Bupati Lampung Utara Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
- Audiensi ke Kemendagri, Bupati Ela Dorong Lampung Timur Masuk Prioritas Program WEFSRID
- Bupati Ela Siti Nuryamah Dorong Desa Penyangga Way Kambas jadi Pusat Ekonomi Berkelanjutan
- DWP Pesawaran Bekali Anggota Keterampilan Membuat Kombucha dan Kerajinan Beludru
- Pelantikan Lima Ibunda Guru Kabupaten, Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan
- Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026
- Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako
Pemkot Metro Raih Penghargaan Kualitas Tinggi Ombudsman

METRO, MFH,-- Pemerintah Kota Metro
kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan publik. Dalam penilaian
Ombudsman Republik Indonesia Tahun 2025, Pemerintah Kota Metro berhasil meraih
opini kualitas tinggi dengan nilai akhir 84,43 dengan kategori kualitas
pelayanan baik.
Capaian tersebut ditandai dengan
penerima penghargaan terkait Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun
2025, pada periode observasi September- November 2025. Penghargaan diterima
oleh Walikota Metro yang terwakili oleh Wakil Walikota Metro Rafieq Adi Pradana
di Gedung Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, pada Senin
(9/2/2026).
Tiga OPD di lingkungan Pemerintah
Kota Metro yang berhasil meraih nilai tertinggi, yaitu Rumah Sakit Umum
Daerah Jend. A. Yani, Dinas Sosial Kota Metro, dan Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota Metro.
Baca Lainnya :
- Calhaj Kota Metro Laksanakan Manasik Haji Terintegritas0
- Wali Kota Metro Hadiri Haul Masyayikh dan Haul ke-4 Al-Maghfurlah Buya KH Ahmad Abrori Akwan 0
- Wali Kota Metro Pimpin Gerakan Bersih-Bersih Serentak (Korve) Kota Metro0
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN0
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan 0
Selain Pemerintah Kota Metro
terdapat 6 Pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Lampung berhasil meraih opini
kualitas tinggi, diantaranya Pemerintah Kota Metro dengan nilai tertinggi 84,43
kemudian disusul dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dengan nilai 84,09.
Pemerintah kabupaten Mesuji dengan nilai 82,97. Pemerintah kabupaten Lampung
Tengah dengan nilai 81,10. Pemerintah kabupaten Lampung Selatan dengan
nilai 80,51. Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan nilai 80,21.
Usai menyerahkan penghargaan, Wakil
Gubernur Lampung Jihan Nurlela, menyampaikan bahwa patut disyukuri
Kabupaten/Kota yang mendapat penghargaan, namun belum menjadi tujuan akhir.
“Ini baru 7 kabupaten/kota yang
berhasil meraih opini kualitas tinggi sementara daerah lain masih perlu
didorong dan dikawal bersama. Ini juga bukan garis akhir justru ini harus
menjadi standar minimal pelayanan publik di provinsi Lampung. Penghargaan ini
harus menjadi kebiasaan kerja bukan sekedar prestasi sesaat,” ujar Jihan.
Pada kesempatan ini, Jihan
mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung bersama Ombudsman RI, akan terus
memfasilitasi dan mengawal kabupaten/kota yang belum memperoleh hasil optimal,
terutama dalam penentuan instrumen penilaian pelayanan publik yang masih belum
lengkap di beberapa daerah.
Menurutnya, penilaian Ombudsman
bukan hanya laporan kinerja, melainkan cerminan sejauh mana pelayanan publik
benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pelayanan publik saat ini
juga harus dilakukan dengan prinsip cepat, dekat, transparan dan manusiawi.
“Pelayanan publik hari ini tidak
bisa lagi lambat dan berbelit. Masyarakat ingin dilayani dengan jelas ramah dan
pasti. Di era keterbukaan informasi semua bisa diawasi baik oleh ombudsman
maupun oleh publik,” ungkapnya.
Wakil Gubernur juga menekankan
pentingnya integritas sebagai pondasi Pembangunan Daerah. Tanpa integritas
program sebesar apapun tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, Pemerintah
Provinsi Lampung menekankan perbaikan tata kelola dan kualitas pelayanan publik
sebagai prioritas utama, melalui percepatan digitalisasi, inovasi
berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas aparatur.
Ia juga mengajak seluruh jajaran
pemerintah daerah menjadi pelayanan publik sebagai budaya kerja, bukan sekedar
kewajiban administratif. “Jangan berhenti setelah menerima penghargaan lalu
kembali ke pola lama. Jadilah capaian ini sebagai standar kerja dan terus
lakukan perbaikan,” tegasnya.
Wali Kota Metro Bambang Iman
Santoso, saat di mintai tanggapan terkait penghargaan ini mengatakan, rasa
syukur atas pencapaian yang ada.
Ia juga mengungkapkan bahwa capaian
ini merupakan bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan
publik yang prima, cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sementara itu dilokasi berbeda,
Wakil Walikot Metro menyampaikan harapannya, agar capaian Kota Metro dapat
terus dipertahankan dan ditingkatkan pada penilaian tahun 2026.
“Meski mendapat penghargaan ini,
mari kita jangan merasa cepat puas. Dengan ini juga saya minta semua OPD untuk
terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkap Rafiq. [MFH/Diskominfo
Metro]











3.jpg)