- Tidur Panjang Sang Raksasa: Ketika Krakatau Diam, Sebelum Ia Mengamuk
- Presiden Buka Munas HIPMI XVIII di Lampung
- Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir Pesisir Barat
- Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
- Pemkab Tanggamus Tegaskan SPMB 2026 Bersih dari Titipan dan Pungli
- Lampung Siap Jadi Tuan Rumah Munas HIPMI
- Bupati Pesisir Barat Tinjau Kesiapan RSUD KH. Muhammad Thohir Jelang Kunker Presiden RI
- Bupati Lampung Utara Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
- Audiensi ke Kemendagri, Bupati Ela Dorong Lampung Timur Masuk Prioritas Program WEFSRID
- Bupati Ela Siti Nuryamah Dorong Desa Penyangga Way Kambas jadi Pusat Ekonomi Berkelanjutan
Pemkab Pesibar Ikuti Rapat Evaluasi RANPERDA dan RANPERBUP APBD 2026

PESISIR BARAT, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) menghadiri Rapat Evaluasi Rancangan
Peraturan Daerah (Ranperda) dan Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pesibar Tahun Anggaran 2026, yang
berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
(BPKAD) Provinsi Lampung, Kamis (4/12/2025).
Dalam rapat evaluasi tersebut
Pemkab Pesibar dipimpin langsung Sekda Pesibar sekaligus Ketua Tim Anggaran
Pemerintah Daerah (TAPD), Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., hadir juga Wakil
Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Muhammad Amin Basri, S.M., para
kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan TAPD Pesibar.
Sementara hadir langsung juga Staf
Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad
Saefullah, S.E., M.M., Kepala BPKAD Provinsi Lampung, Perwakilan Inspektorat
Provinsi Lampung, dan Tim Evaluator APBD Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Irawan Topani Sambut Audiensi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampura0
- Bupati Dedi Irawan Resmi Buka Kegiatan Pentas Seni HDI0
- Pemkab Pesibar Gelar Upacara Peringatan HUT ke-54 KORPRI 0
- KI Lampung Tekankan PPID Pesisir Barat Harus Maksimal Sebagai Wajah Keterbukaan Informasi0
- Pemkab Pesisir Barat Sampaikan Audiensi Penambahan Kuota PBI-Jk0
Rapat evaluasi tersebut memastikan
penyusunan APBD tetap selaras dengan regulasi, prioritas pembangunan daerah,
serta prinsip pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan
berkelanjutan.
Staf Ahli Gubernur, Achmad
Saefullah mengatakan bahwa, evaluasi APBD merupakan mekanisme penting untuk
menjaga keselarasan pembangunan antara kabupaten, provinsi, dan nasional.
"Penyusunan APBD tidak hanya berbicara tentang angka, tetapi memastikan
bahwa setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar mendukung pelayanan dasar,
pengurangan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pesibar harus
memastikan bahwa struktur anggarannya tetap sehat, proporsional, dan
berorientasi pada kepentingan publik," ujar Staf Ahli Gubernur, Achmad
Saefullah.
Tidak hanya itu, Staf Ahli
Gubernur, Achmad Saefullah juga menekankan perlunya pengawasan, efektivitas
belanja, serta peningkatan kualitas tata kelola fiskal, dimana BPKAD dan
Inspektorat Provinsi Lampung berperan penting dalam proses tersebut.
Sementara itu, Sekda, Tedi Zadmiko,
dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas evaluasi yang diberikan oleh
Pemprov Lampung. "Pemkab Pesibar menyadari bahwa dalam penyusunan APBD
Tahun Anggaran 2026 masih terdapat kekurangan. Karena itu, masukan dan koreksi
dari Tim Evaluator Provinsi Lampung sangat diharapkan demi penyempurnaan APBD
dan kemajuan Pesibar," ungkap Sekda, Tedi Zadmiko.
Pemkab Pesibar berkomitmen
meningkatkan kualitas perencanaan serta memastikan bahwa anggaran berpihak pada
kepentingan masyarakat. "Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap APBD
2026 dapat menjadi instrumen fiskal yang mendorong pemerataan pembangunan,
memperkuat pelayanan dasar, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan
masyarakat," tukas Sekda, Tedi Zadmiko.
Sedangkan Wakil Ketua II DPRD,
Muhammad Amin Basri menyampaikan bahwa, DPRD bersama Pemkab Pesibar telah
bekerja keras dalam menyusun Ranperda APBD 2026 dengan prinsip kehati-hatian
dan efisiensi. "DPRD memastikan bahwa APBD 2026 tidak hanya memenuhi aspek
regulatif, tetapi juga berfokus pada program yang memberi dampak nyata bagi
masyarakat. Kami mendukung proses evaluasi ini agar APBD Pesibar semakin
berkualitas dan akuntabel,” ujar Wakil Ketua II, Muhammad Amin Basri.
Amin Basri juga menegaskan komitmen
DPRD untuk terus memperkuat fungsi pengawasan demi menjaga agar anggaran
digunakan secara tepat sasaran.
Dalam rapat evaluasi tersebut,
Pemkab Pesibar mencatat beberapa masukan yang disampaikan Tim Evaluator.
Diantaranya mengenai konsistensi dokumen perencanaan, ketepatan penganggaran
program prioritas, serta efektivitas belanja modal. [MFH/Diskominfotiksan]











3.jpg)