Bupati Ela SIti Nuryamah Kukuhkan Kampung Siaga Bencana
Perkuat Ketangguhan Masyarakat Hadapi Bencana

By redaksi 31 Jul 2026, 12:56:01 WIB Saburai
Bupati Ela SIti Nuryamah Kukuhkan Kampung Siaga Bencana

SEKAMPUNG UDIK, MFH,-- Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, memimpin Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji Standar Operasional Prosedur (SOP) Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dirangkaikan dengan Pelatihan Kampung Siaga Bencana di Desa Gunung Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan SDN 1 Desa Gunung Agung tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.

Program Kampung Siaga Bencana (KSB) dihadirkan sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu melakukan penanganan awal saat terjadi bencana, sekaligus membangun budaya siaga yang berkelanjutan hingga ke tingkat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana. Menurutnya, tindakan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi akan mampu menekan risiko, meminimalkan korban jiwa, serta mengurangi kerugian harta benda.

Baca Lainnya :

"Kesiapsiagaan adalah kunci utama agar kita mampu melakukan tindakan cepat dan tepat, guna menekan risiko dan meminimalkan terjadinya korban jiwa maupun kerugian harta benda," ujar Bupati.

Ia menjelaskan, melalui Program Kampung Siaga Bencana, masyarakat dibekali pengetahuan, edukasi, dan pelatihan mengenai mitigasi bencana. Selain itu, dibentuk pula struktur relawan dengan pembagian tugas yang jelas sehingga setiap anggota memahami peran dan tanggung jawabnya dalam penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.

Bupati berharap keberadaan KSB dapat menumbuhkan kemandirian masyarakat sehingga warga menjadi garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat sebelum bantuan dari tim penolong tiba.

"Dengan program KSB ini, saya berharap tumbuh kemandirian masyarakat. Warga menjadi garda terdepan yang sigap saling menjaga, mampu menolong diri sendiri, dan membantu sesama warga sebelum tim penolong datang," katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh pengurus, anggota Kampung Siaga Bencana, dan masyarakat agar tidak memandang KSB sebagai sekadar program seremonial, tetapi menjadikannya sebagai budaya siaga yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, instansi terkait, dan seluruh pilar sosial agar setiap potensi bencana dapat diantisipasi secara bersama-sama.

"Selalu siap siaga dalam meminimalkan risiko serta melindungi keluarga dan lingkungan dari ancaman bencana. Kesiapan kita hari ini adalah investasi keselamatan bagi masa depan," tegasnya.

Usai apel pengukuhan dan simulasi, Bupati Ela Siti Nuryamah meninjau langsung sejumlah fasilitas yang disiapkan sebagai bagian dari simulasi penanggulangan bencana. Fasilitas tersebut meliputi Posko Lumbung Sosial, Pos Dapur Umum, Pos Gardu Sosial, hingga Pos Titik Kumpul. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung berada dalam kondisi siap digunakan ketika terjadi keadaan darurat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap Program Kampung Siaga Bencana mampu menjadi fondasi dalam membangun masyarakat desa yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana. Selain meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana, program ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kebersamaan dalam menjaga keselamatan lingkungan demi terwujudnya Lampung Timur yang aman, tangguh, dan berdaya. [MFH/Komdigi Lampung Timur]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment